Bridge House - Max Pritchard Architect







Klien membutuhkan rumah permanen / kantor di properti kecil mereka, rumah ini terletak satu jam perjalanan dari Adelaide, Australia. Sebuah lengkungan di sungai kecil musim dingin yang membagi properti, menciptakan sebuah Billabong (sebuah lubang air yang dalam) dibatasi oleh batuan pinggiran sungai.

Sebuah rumah yang memungkinkan apresiasi dari situs tersebut tanpa merusak keindahannya, tetapi pada anggaran dibandingkan dengan tempat tinggal "prefabrikasi" atau "dari rencana" pengembangan desain. Sebuah bentuk rumah yang sempit, menjangkau hingga sungai. lapisan kaca masing-masing sisi rumah membuka rumah untuk dilihat dalam dua arah, memberikan perasaan hidup di tengah pepohonan.

11.00 | Posted in , , , , | Read More »

London City Hall

City Hall London, yang berada di sebelah selatan Sungai Thames di dekat Bridge Tower adalah markas besar GLA (Greater London Authority) yang terdiri dari walikota dan Majelis London, di bangun di tahun 1998 - 2003 oleh Lord Norman Foster dengan gaya Asitektur Biomorphic High-Tech Modern, yang kemudian dibuka untuk umum Juli 2002.





Merupakan tempat untuk pusat pemerintahan kota London dan Mayor(kepala pemerintahan kota) London. Bangunan ini bukan milik pemerintahan kota London namun disewa untuk 25 tahun.

Bangunan itu memiliki bentuk bulat yang tidak biasa menyerupai helm atau telur sehingga membuatnya tidak mempunyai tampak depan atau tampak belakang, yang dimaksudkan untuk mengurangi area permukaan dan dengan demikian meningkatkan efisiensi energi.

Orang - orang melihat bangunan ini bagaikan sebuah bola raksasa yang menggantung di atas Sungai Thames, tidak memiliki depan atau belakang istilah konvensional namun bentuknya berasal dari bola yang dimodifikasi.




Interior



02.28 | Posted in , , , | Read More »

Tower Opus Dubai, by Zaha Hadid

Selama ini perpustakaan identik dengan tempat yang membosankan. Tapi coba perhatikan Opus Tower berikut ini yang dirancang oleh Arsitek wanita yang memenangkan Pritzer Prize pada tahun 2004 lalu Zaha Hadid, direncanakan akan rampung pada tahun 2010. Dubai, United Arab Emirates tak pernah kehabisan akal untuk mempercantik kota mereka dengan berbagai design arsitektur yang spektakuler.




Opus Tower dibangun dengan tiga menara secara terpisah sehingga secara keseluruhannya menara tersebut akan digabungkan menjadi sebuah bangunan utuh. Menara tersebut terhubung dengan beberapa bagian unik yang dibiarkan kosong yang akan menarik perhatian anda. Opus tower akan diselimuti dengan kaca-kaca yang berfungsi mengurangi panas matahari yang masuk ke dalam gedung.


Presiden CEO, Mehdi Amjad, mengatakan projek mega Opus ini mengkombinasikan seni dan penampilan dari bentuk dan fungsinya. Lokasi yang strategis, eksterior yang menarik dan fasilitas ruang yang berjarak membuat proyek Opus menjadi pertimbangan strategis investasi untuk para investor.

Rencana pembangunan lantai perpustakaan ini setinggi 1.7 juta kaki dan dilengkapi dengan 22 ruang untuk kantor dan komersial. Dengan design 17 level ruang kantor, 4 level ruang penjualan, kawasan ruang istirahat dan taman atap seukuran lima basement. Bentuk bangunan Tower Opus menjadi standar global yang unik untuk bisnis di Dubai.

06.43 | Posted in , , , | Read More »

High Tech Architecture

Semua Arsitek high tech setuju untuk satu hal, yaitu mereka membenci ungkapan “high tech” untuk sebutan langgam yang mereka gunakan. Ada 3 alasan mengapa mereka tidak menyukai ungkapan tersebut, yaitu :

• Pada awal tahun 1970-an ungkapan high tech sering digunakan untuk menyebutkan bangunan yang secara eksterior menggunakan teknologi tinggi, sehingga arsitektur high tech memiliki makna arsitektur yang fashionable.

• Ungkapan high tech merupakan ungkapan yang ambigu. Dalam arsitektur pengertian high tech berbeda dengan high tech pada industri, high tech pada arsitektur berarti sebuah bagian dari langgam yang diterapkan pada bangunan.

• Di Amerika high tech merupakan langgam namun Arsitek high tech Inggris membenci kata langgam sebagaimana mereka membenci ungkapan “high tech”. Di Inggris ungkapan high tech lebih kaku.

Jadi apa definisi dari ungkapan high tech itu sendiri?. Secara implisit high tech mengungkapkan beberapa istilah antara lain, fungsi dan representasi - teknik atau langgam, masalah produksi massal, struktur dan servis – kebanggaan atas teknologi, ruang dan fleksibilitas – “omniplatz”, dan penyambungan “pod”– strategi praktis. Untuk sekarang kita hanya bisa meyimpulkan karakter material yang digunakan adalah baja dan kaca .

 Dalam bukunya “ Arsitektur Modern Akhir Abad XIX dan Abad XXYulianto Sumalyo menyebut arsitektur high tech sebagai arsitektur techno-arthistic rancangan dengan teknologi pabrikasi lebih besar dan lebih maju dengan konstruksi utama metal atau logam. Arsitektur tidak lagi mengambil bentuk scluptural abstrak seperti pada arsitektur monumental dari beton. Bahan-bahan pabrikasi ditonjolkan baik pada ruang dalam maupun luar, sehingga bahan, struktur, system dan sub system struktur, konstruksi dan dekorasi secara integral menampilkan bentuk arsitektur yang berkarakter khusus. Yang dapat dilihat karena exposed dan menjadi bagian dari dekorasi, tidak saja elemen-elemen konstruksi tetapi juga semua elemen bangunan seperti tangga, koridor, mekanikal, dll .

Suatu style (langgam) yang secara ekspresif menekankankan bahkan meng-ekspos rancangan pada struktur, teknologi dan servis. Beberapa ada yang mengatakan bahwa high tech itu identikdengan besi /logam C-19 dan struktur kaca.

PEDOMAN PERENCANAAN BERDASARKAN UNGKAPAN HIGH TECH

1. Fungsi dan Representasi – Antara Teknik dan Style (langgam)
• Arsitektur high tech sebagai pengejewantahan dan simbolisasi dari sebuah teknologi bukan merupakan sebuah solusi yang efisien, karena teknologi bukanlah suatu hal yang murah jika dibandingkan dengan bangunan yang menerapkan tembok biasa (konvensional).

• Dalam high tech simbolisasi dan representasi memiliki peranan penting. Eksposed struktur baja, duct AC yang terlihat, sistem bongkar pasang pod, dsb merupakan karakter dalam arsitektur high tech, namun hal itu semua bukan merupakan solusi yang masuk kategori ekonomis.

• Arsitektur high tech tidaklah murni fungsional namun juga tidak representatif, bahkan ada sebuah artikel yang memuat tentang high tech bahwa setiap desain yang diputuskan haruslah memiliki nilai fungsional.

2. Produksi Massal
• Material sintetis yang memberikan karakter tertentu pada arsitektur high tech seperti logam, kaca dan plastik merupakan material yang diproduksi secara massal, bangunannya mungkin tidak tetapi komponen-komponennya merupakan mass product. Sehingga terlihat sebagai pengulangan dari material-material tersebut.

• The Mass Production Problem. Merupakan hambatan yang dihadapi Arsitektur manakala mencoba mengadaptasi metode-metode dan produk dari industri manufaktur.
Mobil mampu dibuat berjuta-juta sedangkan bangunan paling tidak hanya satu. Akankah arsitektur menerapkan teknologi yang sama pada produksi mobil yang mampu menghabiskan banyak waktu dan uang, tentu tidak, kecuali memang akan merancang beribu-ribu bangunan yang tipikal.

• Kolaborasi antara Arsitek dan Desainer produk menentukan dalam perancangan, seperti contoh kasus pada pembangunan Hongkong Bank Headquarters – Norman Foster, dimana semua elemen utama bangunan di desain, dikembangkan serta diuji bersama oleh Arsitek dan pembuat (manufacturer). Norman Foster menyebutnya “Design Development”.
3. Struktur dan Servis – Kebanggaan atas Teknologi

• Exposed struktur dan servis merupakan dua hal yang paling kentara menjadi keistimewaan pada arsitektur high tech, walaupun tidak semua Arsitek melakukan hal itu dalam rancangannya.

• Struktur baja dalam arsitektur high tech menjadi power of structure yang ekspresif, baja merupakan salah satu material bangunan yang memiliki daya tegang yang kuat, mampu memberikan kesan dramatis pada elemen-elemen bangunan.

4. Ruang dan Fleksibilitas
• Bermacam-macam elemen pada bangunan high tech seperti rangka struktur baja, the smooth, imperious skin, exposed pipa dan duct telah memberikan ekspresi yang kuat berdasarkan fungsi teknisnya.

• Penciptaan ruang dalam high tech tidak pernah menjadi isu (masalah) yang berarti, namun lebih ditekankan pada teknis penciptaan ruang yang fleksibel. Sehingga seakan-akan dalam rancangannya Arsitek hanya menyediakan hamparan plat “omniplatz”.

• Ruang tidak bisa hanya memiliki satu fungsi karena keseluruhan desain dirancang untuk sebuah ke-fleksibilitas-an. Filosofi high tech meletakkan fleksibilitas satu tahap lebih dalam.

5. Penyambungan (plug-in pod) – Sebuah Strategi Praktis
• Merupakan peralatan dalam high tech yang mampu memadukan fleksibilitas, demountability, daya tahan dan produksi massal.

• Plug-in pod (penyambungan pod) atau lebih tepat pemasangan dalam hal ini adalah pemasangan kotak atau ruang yang merupakan produk manufaktur ke dalam bangunan, biasanya merupakan kotak toilet. Jadi toilet tersebut bukan merupakan bagian dari bangunan karena dapat di bongkar pasang.

• 3 keuntungan dengan menggunakan sistem ini. Pertama, mempercepat pelaksanaan proyek. Kedua, dapat menjaga kualitas produk. Ketiga, karena MEE telah ditanam atau diletakkan di bawah tanah dengan jalur ke semua arah, sehingga mudah untuk dirubah.

6. Tipologi High Tech
• Tipikal bangunan high tech adalah menyerupai bangunan pabrik, sehingga muncul anggapan, bangunan dengan tipikal pabrik adalah arsitektur high tech.

09.24 | Posted in , , , | Read More »

Beijing International Airport, by Norman Foster

Terminal yang diklaim arsiteknya Norman Foster sebagai bangunan tertutup terbesar di dunia ini merupakan terminal 3 Bandara Ibukota Beijing, Cina. Menurut AFP, Cina sengaja membangun terminal yang memakan biaya 2,7 miliar dolar ini untuk menyambut Olimpiade 2008 yang akan berlangsung di Beijing.
Panjangnya 3,25 kilometer. Luas lantainya 98 hektar atau setara dengan 170 lapangan bola. Inilah terminal bandara terbesar di dunia! Dan dibangun sejak tahun 2003 hingga selesai di tahun 2008 ini.
Terminal berbentuk naga raksasa ini menambah kapasitas Bandara Beijing yang sebelumnya dilayani dua terminal yang sudah tua. Kedua terminal ini sudah bertahun-tahun kewalahan meladeni penumpang sehingga tak terbayangkan jika harus melayani pengunjung Olimpiade pula.

Pesawat pertama yang mendapat kehormatan mendarat di terminal ini adalah Shandong Airlines dari Jinan pada Jumat (29/2/2008) pukul 08.39 waktu setempat. Sementara pesawat pertama yang mendapat kehormatan lepas landas adalah British Airways yang akan terbang menuju London.

Untuk menyukseskan pelaksanaan Beijing Olympic 2008, China telah membangun Terminal Airport baru yang di sebut T3A dan T3B, Terminal 3 ini 60 % lebih besar dibanding HongKong Airport yang baru, dan mempunyai bangunan yang tertutup sepanjang 800 M dan lebarnya 65 M, arsitekturnya khas China mirip bentuk Naga.


Terminal 3 ini juga dirancang tahan gempa, dan untuk itu dirancang special joint yang khusus untuk keperluan tersebut, ada sekitar 1000 buah special joint yang dipasang diseantero bangunan terminal 3, selain berbentuk naga juga ada duri-duri disekujur badan naga ini yang tak lain adalah skylight/sunlight untuk pencahayaan alami didalam terminal ada sekitar 361 buah.







Terminal 3 ini juga mampu menampung pesawat sebanyak 150 buah sekaligus, ditambah dengan terminal lama sekitar 120 buah pesawat, jadi total Beijing airport dapat menampung sekitar 270 buah pesawat sekaligus, dilengkapi pula dengan system scanning yang termutahir dan dapat melakukan scanning bersamaan 600 koper sekaligus, pendeteksian bomnya pun yang paling anyar.



Untuk conveyor beltnyapun tak main-main ada 68 Km panjangnya (lebih dari 4 tingkat), dapat memproses 19.200 bagasi, dengan kecepatan high speed (40Km/jam), perjalanan bagasi dari T3A ke T3B sepanjang 2 Km cuma dalam 5 detik saja.

Interior








20.52 | Posted in , , , , , | Read More »

Recently Commented

Recently Added