Paul Andreu

Paul Andreu (lahir di Caudéran / Gironde, 10 Juli 1938; umur 72 tahun) adalah seorang arsitek Perancis terkenal. Ia dikenal karena merancang sejumlah bandar udara di seluruh dunia, termasuk Bandar Udara Internasional Ninoy Aquino (Manila), Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (Jakarta), Bandar Udara Internasional Pudong Shanghai (Cina), Bandar Udara Internasional Abu Dhabi, Bandar Udara Internasional Dubai, Bandar Udara Internasional Kairo, Bandar Udara Internasional Brunei, Bandar Udara Internasional Charles de Gaulle (Paris) dan Bandar Udara Paris - Orly.

Proyek prestisius lainnya meliputi Grande Arche di La Défense Paris (bersama Johann Otto von Spreckelsen) dan pusat pertunjukan seni baru dekat Tiananmen Square Beijing yang diresmikan tanggal 22 Desember 20072007[1].

Andreu lulus tahun 1961 dari École Polytechnique.

Paul Andreu merupakan seorang arsitek berkebangsaan Perancis. Lahir pada tahun 1938, tepatnya di Cauderan, Bordeaux, Gironde, Perancis. Menjadi seorang arsitek setelah mengenyam pendidikan arsitek di Ecole Polytechnique dan Ecole Nationale Superieure des Pont di Chaussees, Perancis. Hingga saat ini ia bekerja di Aeroports de Paris (ADP) sebuah perusahaan yang bergerak dibidang transportasi udara milik Perancis. Selain merancang Bandara International Soekarno-Hatta, beliau juga merancang bandara internasional Perancis, Charles de Gaulle Airport dan Shanghai Pudong Airport di Shanghai, Cina. Malah pada saat ini beliau tengah mengerjakan sebuah proyek opera house, juga di Cina tepatnya di Beijing, Yaitu Beijing Opera.


KONSEP RANCANG

Penelitian Paul Andreu atas tradisi bangunan lokal membuahkan pemahaman yang mendalam atas pengadaptasian adat-istiadat setempat pada kondisi daerah yang beriklim tropis. Pendekatan ini merupakan titik tolak yang radikal pada perancangan yang biasa dilakukan pada sebuah bandar udara kontemporer. Diputuskan bahwa para pendatang yang tiba di Jakarta akan langsung merasakan kekhasan sebuah tempat sejak masih berada di dalam Bandar udara melalui keterpaduan antara bangunan, alam, dan iklim Indonesia yang unik.


Bangunan yang terletak di hamparan hijau itu merupakan anjungan-anjungan yang menyediakan keteduhan, naungan dan ventilasi. Bahkan dalam upaya mempertemukan tuntutan teknologi sebuah Bandar udara dengan administrasi dan pelayanan fungsional yang kompleks serta kebutuhan penumpang yang dating dan pergi tersebut, sang arsitek tetap melihat kedua terminalnya sebagai suatu pengenalan yang unik terhadap lansekap. Pendekatan yang dia lakukan tidak terbatas pada lingkungannya saja namun juga dengan mempertemukannya pada dimensi sosial dan budaya Jawa.


Bandar udara ini dengan demikian menyediakan berbagai fasilitas dan anjungan bagi para pengunjung, untuk berkumpul atau berkontemplasi secara berkelompok maupun perorangan ini berbeda dari bandar udara manapun, yang lebih menekankan pergerakan sejumlah besar manusia secara efisien. Sasaran keunikan tersebut berhasil dicapai Bandar Udara Soekarno-Hatta dengan cara yang amat inovatif. Courtyard yang terbentuk dari beberapa anjungan diberi sentuhan lansekap yang ditanami berbagai pohon, semak dan tumbuhan daerah tropis.

Gagasan awal dari Paul Andreu untuk membukan anjungan-anjungan dan ruang sirkulasi selepas wilayah pemeriksaan penumpang ke alam lepas tercapai sepenuhnya di Terminal I. Pada Terminal II pihak pengelola bandar udara meminta pemasangan penghawaan buatan sehingga seluruh terminal harus dipasangi jendela tertutup yang mengakibatkan terputusnya hubungan langsung antara ruang luar dengan bangunan. Hambatan ini diatasi dengan membuat jendela berukuran besar sebagai bukaan visual yang meningkatkan pandangan ke wilayah lansekap. Taman-taman courtyard tersebut seperti lukisan dihadapan pengunjung, yang menggugah rasa atas lansekap alami di pulau Jawa.


Ia merancang dan membangun Bandar Udara Internasional Charles de Gaulle (Roissy) di Paris sejak 1967. Tanggal 23 Mei 2004, sebagian atap Terminal 2E runtuh, menewaskan empat orang. Terminal 2E, diresmikan tahun 2003, adalah terminal ketujuh di Roissy yang dirancang Andreu, dan dianggap sebagai salah satu desain terbaiknya. Keruntuhan ini menurut komisi administratif disebabkan berbagai masalah teknis dan kurangnya margin keselamatan pada desainnya. Andreu menyalahkan keruntuhan ini karena penetapan yang kurang oleh perusahaan pembangun.

07.51 | Posted in , | Read More »

Tadao Ando


Tadao Ando (安藤 忠雄, Andō Tadao, lahir 13 September 1941 di Osaka, Jepang) adalah seorang arsitek Jepang. Profesor Emeritus Universitas Tokyo. Pemenang Penghargaan Arsitektur Pritzker. Konsultan bagi gerakan Forum Parlementer untuk Jepang Baru (Congressional Forum for New Japan atau 21 Seiki Rinchō). Ciri khas karyanya berupa dinding dan konstruksi dari beton ekspos tanpa finishing.

Lahir di distrik Minato, Osaka. Ando terlahir sebagai putra kembar. Dibesarkan kakek dan nenek dari pihak ibu di distrik Asahi, nama keluarga Ando diperolehnya dari keluarga ibunya. Adik kembarnya bernama Takao Kitayama, memiliki perusahaan konsultan dan desain, Kitayama & Company di Tokyo. Arsitek Kōjirō Kitayama berkolaborasi dengan Peter Eisenman adalah adik bungsunya.


Ando pernah kuliah malam hari di Jurusan Arsitek Osaka Institute of Technology Junior College namun tidak sampai selesai. Great Ando adalah nama ring sewaktu menjadi petinju profesional. Uang hadiah dari bertinju dipakainya untuk mengembara ke Amerika, Eropa, Afrika, dan Asia.


Arsitektur sering dikatakan dipelajarinya secara otodidak dengan membaca buku dan mengamati karya-karya arsitektur dalam perjalanannya di banyak negara. Walaupun demikian, setelah lulus dari sekolah menengah teknik, Ando pernah berkuliah di sekolah seni Setsu Mode Seminar yang didirikan Setsu Nagasawa. Selain itu, ia pernah bekerja di sebuah biro arsitek, serta mengikuti kursus interior secara tertulis. Sebelum mendesain bangunan, Ando pernah menangani interior sejumlah kafe di wilayah Kansai.


Pada tahun 1969, Ando mendirikan biro arsitek Tadao Ando Architects & Associates di Osaka. Kantornya banyak menerima pesanan bangunan rumah tinggal. Karya-karya awalnya termasuk Kebun Mawar di distrik Ikuta, Kobe (1977) dikerjakan bersama Yasuhiro Hamano dari Team Hamano. Penghargaan Institut Arsitek Jepang diterimanya untuk desain rumah tinggal sederhana di Osaka, Sumiyoshi no Nagaya (Azuma House) pada tahun 1979. Sejak itu pula, Ando mengembangkan gaya arsitektur berupa bentuk-bentuk geometris dari beton ekspose tanpa finishing.

Pada tahun 1980-an, karya Ando terus bermunculan di wilayah Kansai (termasuk Kitano Ijinkan di Kitano-chō, Kobe, dan kawasan Shinsaibashi, Osaka), pusat perbelanjaan, kuil, serta gereja. Bangunan fasilitas publik dan museum seni banyak dihasilkannya pada tahun 1990-an. Ando juga diundang sebagai profesor tamu di luar negeri, seperti di Universitas Yale (1987), Universitas Columbia (1988), Universitas Harvard (1889), dan Universitas South California (2002). Sejak tahun 1997, Ando menjadi dosen di Fakultas Teknik Universitas Tokyo, dan setelah pensiun mendapat gelar Profesor Emeritus (2003), serta gelar Tokubetsu eiyo kyōju (Profesor Kehormatan Luar Biasa Universitas Tokyo) pada tahun 2005.

06.55 | Posted in , , | Read More »

Frank Owen Gehry

Frank Owen Gehry, CC (nama lahir Ephraim Owen Goldberg di Toronto, Ontario pada 28 Februari 1929) adalah seorang arsitek berkewarganegaraan ganda Amerika Serikat dan Kanada. Pemenang Penghargaan Pritzker tahun 1989.

Gehry dikenal akan pendekatan ukiran ke desain bangunan dan untuk membangun struktur yang berkurva, dan seringkali dibungkus dengan logam yang mengkilat. Gedung yang dirancangnya, termasuk tempat tinggal pribadinya di Santa Monica, California, telah menjadi atraksi wisatawan. Banyak museum, perusahaan, dan kota mencari jasa Gehry sebagai simbol pembedaan, untuk segala produk yang dibuatnya.


Hasil kerjanya yang paling terkenal adalah Museum Guggenheim di Bilbao, Spanyol yang dilapisi dengan titanium, Aula Konser Walt Disney di pusat kota Los Angeles, Dancing House in Praha, Republik Ceko. Dilahirkan di tengah keluarga Yahudi di Toronto, Ontario, nama kecilnya adalah Frank Goldberg. Sewaktu kecil, ia diajak neneknya membangun kota-kota kecil dari potongan-potongan kayu bekas.[1] Neneknya yang bernama Caplan, sangat mempengaruhi pembentukan pribadinya. Kebiasaan neneknya sering diamatinya. Setiap hari Kamis, neneknya memasukkan ikan emas hidup ke dalam bak mandi yang penuh berisi air sebelum dimasak menjadi gefilte fish. Gerakan dan bentuk-bentuk ikan sangat senang diperhatikannya, dan nantinya sering menjadi tema desain yang dibuatnya.


Pada tahun 1947, Frank pindah ke California, bekerja sebagai supir truk barang sambil kuliah di Los Angeles City College, dan akhirnya lulus dari Sekolah Arsitektur Universitas Southern California.

Setelah lulus pada tahun 1954, Frank tidak langsung bekerja di bidang arsitektur, melainkan bekerja di sejumlah tempat yang tidak ada kaitannya dengan arsitektur, termasuk menjadi anggota militer Amerika Serikat. Frank sempat belajar tata kota di Harvard Graduate School of Design, namun berhenti sebelum lulus. Setelah itu, Frank menikah dengan Anita Snyder, dan mengganti namanya dari Frank Goldberg menjadi Frank Gehry. Setelah bercerai dengan Snyder pada tahun 1960-an, Gehry menikah dengan Berta, istrinya yang sekarang. Dari pernikahan pertamanya, Gehry mendapat dua orang anak perempuan, sedangkan dua orang anak laki-laki didapatnya dari pernikahan kedua.


Sebagai orang yang dibesarkan di Kanada, Gehry adalah penggemar berat olahraga hoki hingga sampai mendirikan liga hoki di kantornya. Piala Kejuaraan Dunia Hoki merupakan hasil desainnya pada tahun 2004.

21.38 | Posted in , , | Read More »

Antonio Gaudi Cornet

Antonio Gaudi Cornet lahir pada tanggal 25 Juni 1852, di Reus, Catalonia. Gaudi dilahirkan dalam keluarga sederhana. Ayahnya adalah seorang pandai besi, seperti sebagian besar nenek moyang mereka.

Ia adalah anak bungsu dari 5 bersaudara. Ketika kecil, Gaudi jarang bermain dengan teman-teman sebaya akibat kakinya yang lemah akibat rematik. Ia lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Karenanya waktu senggangnya lebih banyak digunakan utnuk mengamati lingkungan alam sekitar.

Gaudi bersekolah di Reus. Sejak sekolah menengah, ia gemar menggambar dan bakat arsitektur terlihat dalam dirinya. Pada tahun 1869 ia kuliah di Escola Tecnica Superior d’Arquitectura di Barcelona. Ia memperoleh gelar kesarjanaannya delapan tahun kemudian. Masa studinya diselingi dengan kerja praktek.


Setelah lulus di tahun 1878, ia bertemu dengan Eusebi Guell, salah satu orang berpengaruh di Barcelona, di sebuah pameran di Paris. Eusebi Guell tertarik dengan gaya Gaudi yang orisinil. Sejak itu mereka menjadi akrab. Eusebi Guell menjadi klien utama, patron, juga sahabat dekat Gaudi.

Gaudi adalah seorang katolik yang taat. Di tahun-tahun kemudian, dia menolak mengerjakan proyek sekular dan mencurahkan hidupnya untuk Gereja La Sagrada Familia. Ketika ia mulai mendesain gereja ini, keluarga dekat dan teman-temannya mulai meninggal satu per satu. Pekerjaannya mulai melambat dan tingkah lakunya berubah. Di tahun 1914 Barcelona mengalami masa-masa ekonomi yang sulit. Konstruksi Gereja La Sagrada Familia dan La Colonia Guell terhenti.

Mungkin karena rentetan peristiwa menyedihkan itu, Gaudi berubah. Dia menjadi tertutup dan menolak diwawancara ataupun difoto oleh wartawan. Ia lebih cenderung berkonsentrasi pada karya masterpiecenya, La Sagrada Familia.

Antonio Gaudi adalah seorang arsitek yang unik, tidak sama dibandingkan dengan arsitek lain dalam istilah yang digunakan oleh sejarawan arsitektur. Bukan hanya karyanya sangat individual, namun Antonio Gaudi beruntung memiliki klien setia untuk mendukungnya. Dari awal kariernya, perhatian luas diberikan kepada pekerjaannya, meskipun dijauhi Antonio Gaudi sangat dikenal.

Antonio Gaudi telah bergabung dengan organisasi Modernismo Catalan dari akhir abad kesembilan belas, dan dengan perluasan gaya nouveau seni internasional. Mempunyai kepribadian yang kuat sehingga orang-orang berpikiran dia sangat berbakat , dengan keahlian sebagai insinyur struktura , pematung, dan pengrajin logam yang dapat menunjangnya untuk melaksanakan ide-idenya. Hal ini sering dilakukan oleh para seniman dan insinyur yang terlibat.


Antonio Gaudi lahir di Reus tahun 1852 dan bersekolah di sana dan di Tarragona. Antonio Gaudi berangkat ke Barcelona pada 1869 untuk studi preuniversity. Pada tahun 1873, Antonio Gaudi diterima di New School of Architecture dan pada tahun 1878 membuka kantornya. desain pertamanya, melalui kompetisi, adalah tiang lampu untuk Plaza Real di Barcelona. Antonio Gaudi melakukan sejumlah redesign untuk furnitur dan altarpieces, dan sebuah sarung tangan untuk perusahaan Comella untuk Pameran Paris 1878. Rumah awal komisinya adalah Vicens Casa (1883-1885) yang digunakan polikrom keramik pada bagian luar dan dalam ruang merokok (fumador). Karya awal lainnya adalah El Capricio vila di daerah resor Comillas.

Satu dari klien Antonio Gaudi dan teman setianya adalah Eusebio Güell, dengannya Antonio Gaudi mendesain banyak proyek. Untuk pembangunan perumahan dekat Barcelona, Antonio Gaudi merancang taman yang terkenal (1900-1914) di situs miring. The Park Güell memanjang di atas area pasar dan didukung dengan kolom miring untuk mencerminkan transfer beban dari alun-alun di atas. Penggunaan keramik berwarna yang paling sangat jelas di bangku melengkung di pinggir alun-alun. Pekerjaan ubin dirancang oleh Antonio Gaudi 's dan Josep Maria Jujol Gibert (1879-1940) dan dianggap karya seni penting. Taman itu tidak selesai dan ditinggalkan karena proyek pembangunan gagal untuk menarik investor, khususnya saat dimulainya Perang Dunia I.

Pada tanggal 7 Juni 1926, Gaudi ditabrak trem. Karena pakaiannya yang compang-camping dan dompetnya yang kosong, banyak pengemudi taxi yang menolak mengantarnya ke rumah sakit karena takut tidak dibayar. Dalam keadaan terdesak, ia dibawa ke rumah sakit orang kurang mampu. Tidak ada yang mengenali Gaudi sampai teman-temannya menemukan dia keesokan harinya. Ketika mereka mencoba untuk memindahkannya ke rumah sakit yang lebih baik, Gaudi menolak dan berkata “ Disinilah tempat saya, di antara yang miskin”. Dia meninggal 3 hari kemudian (10 Juni 1926). Seluruh Barcelona berduka atas kematiannya. Dia dikubur di La Sagrada Familia.

10.39 | Posted in , | Read More »

Kisho Kurokawa

Kisho Kurokawa Lahir pada tahun 1934 di Kanie, Aichi, Nagoya, Jepang. Kurokawa belajar arsitektur di Universita Kyoto, lulus dengan gelar sarjana pada tahun 1957. Dia kemudian belajar Universita Kyoto, di bawah pengawasan Kenzo Tange, Kurokawa menerima gelar master pada tahun 1959. Kurokawa melanjutkan ke dokter filsafat, tetapi kemudian putus pada tahun 1964.

Dari perkawinan pertamanya, Kurokawa mempunyai anak perempuan, Potter Kako Matsuura, dan seorang putra, fotografer terkenal Mikio. Perkawinan kedua adalah dengan Ayako Wakao, seorang aktris yang membintangi beberapa film terkenal di tahun 1950-an dan 1960-an. Kurokawa meninggal karena gagal jantung pada 12 Oktober 2007, dalam usia 73 tahun.

Dengan rekan kerjanya, dia membentuk Gerakan Metabolist pada tahun 1960, yang anggotanya dikenal sebagai Metabolists. Yaitu Jepang radikal avant-grade, gerakan mengejar dan daur ulang penggabungan gaya arsitektur dalam konteks Asia. Gerakan ini sangat berhasil, memuncak ketika para anggotanya menerima pujian untuk Takara kain wol Beautillion di Osaka Expo Dunia 1970.

Mengikuti teori metabolismenya, Kurowa kemudian menyebarkan Filosofi Simbiosis dalam . Simbiosis adalah istilah arsitek Kurokawa yang bermaksud bahwa bangunan tidak seharusnya dilihat sebatas struktur mekanik semata. Tetapi juga harus dapat bekerjasama sebagai bentuk kehidupan, dan memberi nafas secara menguntungkan.

Kurokawa adalah pendiri dan presiden Kisho Kurokawa Architect & Associates, yang didirikan 8 April 1962 berkantor pusat di Tokyo dengan kantor cabang di Osaka, Nagoya, Astana, Kuala Lumpur, Beijing dan Los Angeles.

KUROKAWA adalah arsitek Jepang ternama, yang menjadi pionir tipe arsitek yang radikal dan terancang untuk masa depan. Visi metabolisme dipusatkan di sekitar kota-kota berkembang yang diadopsi untuk setiap pospulasi yang menungat. Dengan membuat arsitek tur bangunan yang fleksibel, struktur yang meluas yang dapat ditambahkan kapanpun.

12.30 | Posted in , | Read More »

Ridwan Kamil

M. Ridwan Kamil
Tempat dan tanggal lahir: Bandung, 4 Oktober 1971
Pendidikan: Master of Urban Design, College of Environmental Design, University of California-Berkeley, Amerika

Pekerjaan: Arsitek/dosen Institut Teknologi Bandung

Ridwan Kamil adalah seorang arsitek, perancang kota, penulis dan pendidik di ITB Bandung. Dia adalah Kepala Urbane, sebuah arsitektur dan studio desain perkotaan di Bandung melayani klien desain internasional terutama di Asia dan Timur Tengah. Pada tahun 2006, Ia dianugerahi sebagai 2006 Young Design Entrepreneur of the Year.

Ia juga Ketua Bandung Creative City Forum. BCCF didirikan oleh lebih dari 20 komunitas kreatif di Bandung yang bertujuan untuk membawa Bandung untuk menjadi kelas Dunia Kreatif kota.

Arsitek lulusan Berkeley, California ini masih tergolong muda. Usianya baru 38 tahun. Namun, reputasinya dalam bidang urban desain tergolong meyakinkan. Bersama perusahaan konsultan Urbane Indonesia, Emil—begitu ia biasa disapa—dipercaya menggarap master plan dan urban design guidelines sebuah kawasan superblok Beijing Financial Street.




Distrik berisi 35 blok itu, dipadati seribu kantor institusi keuangan lokal dan internasional serta dilengkapi fasilitas turis, seperti hotel dan pusat belanja. Selain di Negeri Panda, buah karya Urbane, yang dimotori Ridwan Kamil itu bertebaran di sejumlah negara. Sebut saja Singapura, Hong Kong, Thailand, Vietnam, Mesir, Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat. Menurut sebuah sumber, omset Urbane Indonesia bisa mencapai Rp 8 milyar per tahun. Wow…

Tidak heran, jika nama dosen arsitektur di Institut Teknologi Bandung ini menjadi semacam ikon daru dalam komunitas urban desain di Indonesia. Selain mahir berkreasi, ia juga aktif menulis tentang isu-isu perkotaan.

01.32 | Posted in , | Read More »

Norman Foster

Norman Foster lahir di Manchester, Inggris thn 1935. Dibesarkan oleh lingkungan keluarga tanpa tradisi pendidikan yang tinggi. Sejak kecil Foster sudah menunjukkan ketetarikannya di dunia arsitektur, terutama pada karya - karya Frank Lloyd Wright, Ludwig Mies Van de Rohe, dan Le Corbusier.

Foster meninggalkan sekolah di usia 16 tahun, dan bekerja di kantor National Treasure di Manchester City sebelum bergabung dengan keamanan nasional di pasukan udara kerajaan Inggris. Setelah berhenti, di 1956 Foster melajutkan studi di Universitas Manchester Sekolah Arsitektur dan Perancangan Kota (lulus di 1961).

Kemudian ia memenangkan beasiswa ke Yale Scholl of Architecture pada tahun 1961, dimana dia bertemu mantan rekan bisnisnya Richard Rogers dan meraih gelar masternya di bidang Arsitektur.


Foster & Partners


Foster kemudian berkelana ke Amerika selama setahun, dan kembali ke Inggris dengan ketertarikan tinggi dari karya-karya Charles and Ray Eames. Di tahun 1962 ia membuat Praktek Arsitektur bernama Team 4 bersama dengan Richard Rogers , Georgie dan Wendy Cheesman.


Team 4 yang digawangi Norman Foster dengan cepat meraih reputasi untuk desain Industry High Tech (High Tekhnologi) yang menjadi ciri dalam setiap desainnya.

Setelah Team 4 berseberangan jalan di thn 1967 foster, dan Wendy Cheeseman mendirikan asosiasi baru yang dinamakan Foster and Partners di tahun 1990.


Praktek proyek besar pertama mereka adalah Dumas Willis Faber dan bangunan di Ipswich, yang selesai pada tahun 1974.

Proyek besar berikutnya termasuk Hongkong dan Shanghai Bank di Hong Kong, Stansted Airport, Reichstag di Berlin, Mahkamah Agung di British Museum, Jembatan Millennium di Thames dan Swiss Re “gherkin" .

Foster and Partners telah memenangkan puluhan penghargaan Arsitektur utama termasuk Penghargaan bergengsi Pritzker Prize pada tahun 1999.

Sejak dibuka studio mereka telah menerima sebanyak 220 penghargaan di seluruh dunia, dan memenangkan lebih dari 50 kompetisi di ajang Nasional dan Internasional.

Foster mengatakan : “Great architecture should wear its message lightly”
= Arsitektur yang hebat seharusnya mengenakan pesannya dengan ringan.


Sekarang, Foster + Partners bekerja dengan teknik kolaborator untuk mengintegrasikan sistem komputer yang rumit dengan hukum-hukum fisika yang paling dasar, seperti konveksi.

Menciptakan pendekatan yang cerdas, efisiensi struktur seperti pada kantor pusat Swiss Rebuilding“London 30 St. Mary Axe”, dimana fasadnya yang kompleks mejadikan udara sebagai pendinginan pasif dan kemudian melepaskannya sebagai apabila naik dan hangat.

Penghargaan


Foster diberi gelar kebangsawanan pada 1990 dan ditunjuk untuk Order of Merit pada tahun 1997.

Pada tahun 1999 dia adalah arsitek Inggris kedua yang memenangkan Hadiah Stirling dua kali: pertama untuk American Air Museum di Imperial War Museum Duxford pada tahun 1998, dan yang kedua untuk 30 St Mary Axe pada tahun 2004.

Dalam pertimbangan seluruh portofolio, Foster dianugerahi Penghargaan “Pritzker Architecture Prize” pada tahun 1999. Dan juga Fellow Chartered Society of Designers dan pemenang Minerva Medal, Penghargaan Tertinggi Masyarakat.

Pada bulan September 2007, Foster dianugerahi Aga Khan Award untuk Arsitektur, penghargaan Arsitektur terbesar di dunia, untuk Universitas Teknologi Petronas, di Malaysia

Pada 2009 Foster dianugerahkan "The Prince of Asturias Award" untuk kategori Seni.


Style: Arsitektur Visionaris


Arsitektur Visionary adalah nama yang diberikan untuk arsitektur yang ada hanya di atas kertas atau yang memiliki kualitas visioner. Arsitektur Visionary yang terkonsentrasi pada awal abad ke-20, diwarnai oleh arsitek-arsitek pengguna teknologi ekstrim dan terkadang di luar kebiasaan tradisi saat itu atau boleh dikatakan mendewakan konteks hi-tech. Diantara mereka adalah Norman Foster dan Richard Rogers.

Arsitektur Visionary model bangunannya beragam, biasanya tidak bisa terbangun sama sekali namun kadang juga bangunannya mungkin hampir bisa dibangun. Selain konsep teknologi yang terlalu maju dalam pandangan surreal, Era digital dan kebangkitan cyberspace juga memengaruhi proses berpikir atau gagasan. Meski tidak bisa dibangun tetapi imajinasinya selalu menantang dan menjadi terobosan pemikiran.


Ciri - ciri Arsitektur Visionary :

1. Memiliki bentukan yang ekstrim
2. Tidak terikat oleh aturan-aturan lama (tradisional)
3. Hi-Tech (menggunakan teknologi yang sangat canggih)
4. Konsep bangunan dengan imajinasi yang menantang (pendobrak)
5. Pola pikirnya adalah optimis dalam berkarya

Norman Foster

Norman Foster adalah sebuah fenomena di dunia arsitektur; dia bertanggung jawab atas puluhan dari bangunan – bangunan utama dunia dalam 30 tahun terakhir, sebagai seorang pendiri mungkin sebagai yang paling sukses secara finansial , dalam praktek Arsitektur zaman modern.

Di bawah kepemimpinannya, apa yang sekarang disebut Foster + Partners telah berkembang menjadi perusahaan internasional dengan mendekati 1000 karyawan dengan bangunan di seluruh dunia.

Dari rumah Opera dan Galeri Seni, ke Ruang Komersial, Pelabuhan, Jembatan, dan seluruh kota-kota, Foster telah mengubah kebiasaan alami praktik arsitektur, membangun mesin bermotivasi tinggi yang dapat menghasilkan karya - karya teknik kualitas tertinggi pada skala global.

Pertama gelar kebangsawanan, lalu diangkat ke House of Lords, Foster telah menerima setiap poin kehormatan yang dibayangkan, termasuk Order of Merit dari Ratu, Royal Gold Medal untuk Architecture, dan hadiah Pritzker dan Stirling. Universitas barunya di Malaysia memenangkan Aga Kahn Award pada 2007, dan ia adalah penerima Imperium Prix Jepang.


01.13 | Posted in , | Read More »

Zaha Hadid

Zaha Hadid lahir di Baghdad Irak, 31 Oktober 1950. Arsitek yang secara konsisten menyatukan wilayah arsitektur dan desain perkotaan. Karyanya penuh dengan eksperimen ruang yang berkualitas, memperluas dan mengintensifkan lanskap yang ada untuk memenuhi visi estetika yang mencakup semua bidang desain, mulai dari skala kota sampai ke produk, interior dan furniture.

Semula, Zaha masuk jurusan Matematika di American University Beirut sebelum pindah di Architectural Association London 1972 dan memperoleh Diploma Prize pada 1977. Menjadi mitra kerja Dinas Metropolitan Arsitektur, dan belajar di AA dengan kolaborator OMA Rem Koolhaas dan Elia Zenghelis.

Kemudian memimpin sendiri studio AA sampai 1987. Sejak itu dia menjabat sebagai Pemimpin Kenzo Tange di Graduate School of Design, Harvard University, dan University of Chicago School of Architecture. Professor tamu pada Hochschule für Bildende Künste di Hamburg, The Knolton Architecture School, Ohio dan Studio Master di Columbia University, New York.







Ia menjadi Visiting Professor Eero Saarinen dalam Desain Arsitektur untuk Semester Musim Semi 2002 di Yale University, New Haven, Connecticut. Beliau juga menjadi anggota kehormatan American Academy of Arts and Letters dan Fellow of the American Institute of Architecture. Saat ini sebagai Profesor di Universitas Seni Terapan di Wina.

Zaha termasuk Arsitek beraliran Deconstrucsivism-Neo Constructivist.

Menurutnya bangunan harus dirancang dari pemikiran-pemikiran berikut :

1. Bangunan adalah projek percobaan yang tidak pernah selesai, sehingga selalu menghasilkan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya. Bahkan dimungkinkan bentuk masa datang (future). Karenanya dia juga disebut Arsitek Futurist.

2. Berarsitektur adalah bereksperimen tentang seni arsitektur yang bebas dengan ide-ide yang baru sama sekali. Karenanya ia juga disebut menganut aliran Russian Suprematism, suatu aliran yang mengawali dekonstruksi pada umumnya: ”Melawan masa lampau”, seperti seniman yang melawan sesuatu yang natural.

3. Bangunan harus dapat menampilkan ide yang masih berupa fantasi bentuk abstrak dari pengarangnya ke dalam suatu bentuk nyata bangunan itu sendiri. Dari contoh ini tampak bentuk abstrak dari aliran yang masif. Dilihat dari sisi ini Zaha juga termasuk seorang Constructivist.

4. Bangunan harus dapat memancing emosi dan imajinasi dari tiap-tiap orang yang melihatnya. Untuk memancing emosi dan imajinasi, pada bangunan ini, Zaha menggunakan eleen-elemen garis horisontal dominan yang dinamis dan ringan yang dikenal flying beam. Karenanya ia juga dijuluki sebagai arsitek dekonstruksi aliran anti-gravitational space. Banyaknya balok yang melayang menciptakan bangunan seolah-olah tidak ada yang menopang semakin menambah cirri khas dekonstruksi bangunannya.

5. Bangunan adalah pemersatu ruang dalam dan ruang luar . Antara bangunan dan lingkungan sekitar, merupakan kesatuan yang utuh dan saling melengkapi.

6. Bangunan adalah tempat untuk melaksanakan aktifitas yang berbeda-beda. Karena itu, maka bangunan juga terdiri dari elemen-elemen atau bentuk yang berbeda dan disatukan oleh sistem sirkulasi dengan penonjolan sistem konstruksi.

7. Pembedaan aktifitas dilakukan dengan pembedaan elemen-elemen bangunannya yang untuk menghindari kesan monoton.

23.15 | Posted in , | Read More »

Recently Commented

Recently Added